Senin, 09 Desember 2013

Apa sih yang anak suka dari buku?

Bayi dan Batita

Yang mereka sukai dari buku:
  • Buka. Tutup. Buka. Tutup. Tutup buku.
  • Warna-warna cerah.
  • Gambar-gambar keren.
  • Kertas karton tebal yang asyik buat dikunyah, tidak terlalu keras, tidak terlalu   lunak.
  • Buku artinya kegembiraan, irama, dan suara-suara riang.
  • Waktu membaca adalah waktu meringkuk di pelukan mama.
Yang akan mereka pelajari:
  • Cara membaca buku – kita buka, ceritanya ada di dalam.
  • Kita membaca dari kiri ke kanan.
  • Buku bisa mengisahkan cerita.
  • Setiap cerita punya awal dan akhir.
  • Buku adalah bagian kehidupan yang normal dan diharapkan.
Yang bisa Anda lakukan:
  • Baca dengan lantang, sampai batas tertentu. Sangat penting untuk membiarkan si bayi bermain dengan buku-buku yang disukainya. Tak apa, lho, kalau dia tak menunjukkan rasa tertarik.
  • Jangan lama-lama. Anak kecil punya rentang perhatian pendek, dan 10 menit, bahkan 5 menit sekalipun sudah terasa lama.
  • Lakukan interaksi dengan buku dan si bayi. Minta dia untuk menunjukkan hal-hal sederhana seperti menunjuk bunga yang cantik. “Anda membawa apa yang ada di dalam buku ke dalam interaksi di antara Anda berdua,” kata Amy Flynn, direktur Bank Street Family Center di Bank Street College of Education, di New York.
  • Ikuti keinginan si bayi. Kalau si bayi merebut buku dari tangan Anda untuk diutak-atik sendiri, biarkan saja. Peluk dia dan dudukkan di pangkuan Anda. “Bermain dengan buku adalah awal dari membaca, sama seperti bermain dengan makanan adalah tahap pertama bagi anak untuk makan sendiri,” kata Anita Silvey, penulis 100 Best Books for Children.
Yang harus Anda perhatikan ketika memilih buku untuk si bayi dan si batita:
  • Keawetannya. Bayi tak akan memperlakukan buku dengan hati-hati. Jadi, jangan berharap deh, buku yang Anda beli bisa awet. Untuk itu, belilah buku dari karton tebal. Usia seperti ini belum saatnya diberi buku yang ada bagian timbulnya atau yang kertasnya mudah sobek.
  • Kesempatan untuk mengeksplorasi. Permukaan mengilap, dengan bagian yang bisa digerakkan atau dicium-cium cukup ideal. Bentuk bel atau yang berbunyi gemerincing mungkin norak, tapi bayi dan batita suka, lho. Bawa si bayi ke toko buku dan perlihatkan padanya buku-buku tebal dengan warna-warna menyolok, kancing-kancing lucu, dan kain-kain yang lembut gemerisik. Melihat mana yang bisa menarik perhatian dia bisa membantu Anda memilih mana buku yang bisa dibeli.
  • Ilustrasi dari benda-benda nyata. Mata dan pikiran si kecil mudah tertarik pada obyek yang mereka kenal. Pilihan yang baik adalah buku-buku yang dilengkapi foto benda sehari-hari.
  • Tidak perlu banyak kalimat. Mereka tak terlalu butuh dan belum paham (Ini juga berarti Anda bisa melewatkan membaca keseluruhan teks bila tampaknya kurang menarik bagi si kecil, maupun bagi Anda sendiri).
Yang perlu dicari sebagai buku bergambar pertama si kecil:
  • Ilustrasi sederhana, jelas.
  • Teks yang terbatas dan mudah dimengerti. Banyak judul-judul klasik seperti “Good Night” atau "Gorilla & Hug” berisi sedikit teks atau tanpa teks sama sekali. Ini malah bisa memberi Anda peluang untuk bercerita sendiri dengan irama yang sesuai rentang perhatian si kecil.
  • Pengulangan. Anak-anak senang mendengar kata-kata atau kalimat yang sama berulang-ulang. Dia juga senang kalau bisa mengingat atau mengucapkan satu atau dua kata bersama Anda.



Prasekolah

Yang mereka sukai dari buku:
  • Bisa ditelungkupkan di lantai dalam keadaan terbalik, untuk jadi terowongan mobil-mobilan, atau kereta-keretaan, atau rumah-rumahan buat boneka.
  • Ada gambar dari benda-benda favorit mereka.
  • Kalau pura-pura baca salah satu buku, anak akan merasa kelihatan seperti anak besar.
  • Saat baca buku adalah saat meringkuk tenang.
Yang akan mereka pelajari:
  • Kata-kata tertentu menghasilkan suara tertentu.
  • Kata-kata terbentuk dari huruf.
  • Kata-kata yang tertulis berhubungan dengan gambar yang ada di halaman yang sama.
  • Fakta tentang barang-barang favorit mereka
  • Betapa mengasyikkannya cerita-cerita yang ada di buku
  • Mereka harus merawat buku yang dibelikan mama
  • Buku adalah sesuatu yang normal dan bagian dari kehidupan yang diharapkan.
Yang bisa Anda lakukan:
  • Bersabarlah. Anak Anda mungkin ingin mendengar kisah dari buku yang sama terus terusan. Turuti saja.
  • Cobalah fleksibel. Loncat-loncat halaman, mulai dari halaman tengah, membaca berulang-ulang halaman tertentu, berhenti untuk mendiskusikan sebuah ilustrasi. Semua itu menandakan dia tertarik, dan hal itu lebih penting daripada membaca halaman demi halaman secara berurutan.
  • Berikan buku yang lebih tebal. Setelah dia berusia 3 tahun, kebanyakan anak siap untuk diberi buku-buku cerita dengan teks yang lebih panjang, plot yang lebih aktual dan ilustrasi yang lebih kompleks. Buku-buku untuk usia ini gambar-gambarnya sering membuat si kecil betah berlama-lama mengamati setiap detail. Selain itu, plot ceritanya bisa bikin mereka tertawa dan penasaran ini membuat si kecil yang punya rentang perhatian pendek tetap ingin tahu isi halaman berikutnya.
  • Perluas koleksi Anda. Buku-buku non fiksi bisa jadi awal yang baik untuk berlatih, dan buku-buku favorit si kecil akan membuat dia selalu ingin membaca lagi. Buku-buku tentang menyambut kelahiran adik bayi, mulai bersekolah, atau aktivitas sehari-hari (seperti ke dokter gigi) bisa terlalu serius buat si 4 tahun.
  • Ajukan pertanyaan. Apa yang menurutmu akan terjadi selanjutnya? Kenapa si kelinci mengambil wortel? Apakah menurutmu ide yang bagus untuk berbohong pada papanya?
  • Pergi ke perpustakaan. Petugas perpustakaan mungkin punya buku favorit yang bisa mereka rekomendasikan. Jadi, Anda bisa memilih salah satu dari buku-buku yang mereka sarankan. Boleh juga lho, membiarkan si kecil memilih sendiri buku yang menarik hatinya!
  • Jangan memaksa. Beberapa anak senang membaca keras-keras. Beberapa yang lain tidak. Dukung dia,  berikan buku-buku yang baik, tapi jangan paksa dia untuk membaca. Si kecil akhirnya akan belajar membaca dan siapa tahu dia malah segera menjadi kutu buku.
  • Anda sendiri juga harus membaca. Kalau Anda tak senang membaca, mana mungkin anak Anda akan senang membaca?
Yang harus diperhatikan ketika memilih buku:
  • Irama. Pengulangan kata-kata yang mirip akan mengajarkan dasar-dasar bunyi pada si kecil. Tapi buku-buku itu rata-rata menyenangkan, kok!
  • Gambar-gambar dengan banyak hal yang bisa dipelajari. Ada banyak hal menyenangkan yang bisa digali dari beragam ilustrasi yang ada di dalam sebuah buku. 
  • Tak ada batasan waktu. Buku-buku baru memang oke, tapi boleh juga mencari literatur anak klasik seperti Make Way for Ducklings karya Robert McCloskey, atau The Cat in the Hat, oleh Dr. Seuss. Selalu ada alasan kenapa buku-buku itu jadi favorit.
  • Buku-buku berbasis TV . Buku-buku yang berdasarkan acara TV favorit atau karakter boleh-boleh saja dibacakan untuk memperkaya imajinasi anak bahwa si karakter menjadi nyata di halaman buku itu, atau di dalam pikiran si anak.





Taman kanak-kanak dan sesudahnya

Yang mereka sukai dari buku:
  • Membaca itu asyik
  • Dengan membaca buku yang juga dibaca teman-teman, mereka merasa jadi bagian kelompok, dan tahu informasi terkini tentang tokoh-tokoh pujaan atau pahlawan di dunia anak-anak
  • Pasti ada buku untuk topik apa pun di dunia ini
  • Kalau kamu baca setiap buku yang sedang jadi tren, kamu akan merasa sangat keren
  • Saat membaca buku adalah saat meringkuk santai
Yang akan mereka pelajari:
  • Cara membaca
  • Cara mengikuti alur cerita dari bab ke bab
  • Cara menggunakan imajinasi mereka
Yang bisa Anda lakukan:
  • Tetaplah membacakan untuknya. Mengingat rentang perhatian anak Anda dan kapasitas dia untuk memahami plot dan bahasa yang kompleks, akan lebih baik bila Anda membacakan untuknya daripada dia membaca sendiri. Jadi, sebelum dia benar-benar lancar membaca, tetaplah membacakan untuknya.
  • Tak usah menggurui. Anda mungkin bisa bergantian membaca paragraf, halaman atau bab tertentu jika anak Anda menginginkannya. Tapi, tak usah memaksa. Jadi, jangan ubah waktu membaca jadi waktu untuk berlatih membaca, kecuali kalau anak Anda memang menginginkannya.
  • Berikan kelimpahan. Sediakan banyak bab  menarik, buku-buku cerita, dan buku-buku gambar dengan beragam topik. 
  • Biarkan dia tak bisa diam. Kalau dia seperti cacing kepanasan, biarkan dia tetap melakukan kegiatannya sambil mendengarkan. Anda sendiri kan, juga bisa mendengarkan radio sambil cuci piring. Jadi, biarkan dia mendengarkan Anda bercerita sambil asyik menggambar, menyisir rambut, atau main boneka.
  • Pilih dengan penuh pertimbangan. Pilih buku-buku yang memuat nilai-nilai berharga untuk keluarga Anda, lalu diskusikan.
  • Usahakan tetap ringan. Membaca itu menyenangkan, jadi, jangan biarkan terasa seperti beban berat.
Yang perlu diperhatikan saat memilih buku:
  • Gambar-gambar. Bisa membantu menggambarkan apa yang ada  di dalam teks.
  • Bab-bab pendek. Dan kalimat-kalimat pendek. Anda bisa mempertahankan motivasi si pembaca baru dengan membiarkan dia sukses membaca sebuah buku, menyelesaikan bab demi bab, sampai akhir.
  • Kisah-kisah nyata. Kekaguman anak-anak yang lebih besar tentang dunia berarti mereka siap untuk membaca plot-plot yang lebih menyentuh.
  • Ketertarikan anak Anda.  Kesadaran akan diri sendiri yang makin berkembang membuat buku-buku dengan topik-topik favorit mereka jadi lebih menarik.
  • Buku kesukaan semasa kanak-kanak. Pasti menyenangkan bagi Anda berdua, untuk menceritakan kenangan akan buku-buku favorit Anda kepada anak. Apalagi untuk membacakannya.

Rabu, 06 November 2013

Favorite blog: http://libraryhospital.blogspot.com/

Can be followed now at:
https://www.facebook.com/LibraryHospital

A reader lives a thousand lives before he dies

"A reader lives a thousand lives before he dies, said Jojen. The man who never reads lives only one." 

— George R.R. Martin (A Dance with Dragons (A Song of Ice and Fire, #5))

Mark Twain

"The man who does not read has no advantage over the man who cannot read." 

— Mark Twain

Albert Einstein

"If you want your children to be intelligent, read them fairy tales. If you want them to be more intelligent, read them more fairy tales." 

— Albert Einstein

Senin, 04 November 2013

I am happy that my daughter is a girl who reads!

"You should date a girl who reads.

Date a girl who reads. Date a girl who spends her money on books instead of clothes, who has problems with closet space because she has too many books. Date a girl who has a list of books she wants to read, who has had a library card since she was twelve.

Find a girl who reads. You’ll know that she does because she will always have an unread book in her bag. She’s the one lovingly looking over the shelves in the bookstore, the one who quietly cries out when she has found the book she wants. You see that weird chick sniffing the pages of an old book in a secondhand book shop? That’s the reader. They can never resist smelling the pages, especially when they are yellow and worn.

She’s the girl reading while waiting in that coffee shop down the street. If you take a peek at her mug, the non-dairy creamer is floating on top because she’s kind of engrossed already. Lost in a world of the author’s making. 

Sit down. She might give you a glare, as most girls who read do not like to be interrupted. Ask her if she likes the book. Buy her another cup of coffee. Let her know what you really think of Murakami. See if she got through the first chapter of Fellowship. Understand that if she says she understood James Joyce’s Ulysses she’s just saying that to sound intelligent. Ask her if she loves Alice or she would like to be Alice.

It’s easy to date a girl who reads. Give her books for her birthday, for Christmas, for anniversaries. Give her the gift of words, in poetry and in song. Give her Neruda, Pound, Sexton, Cummings. Let her know that you understand that words are love. Understand  that she knows the difference between books and reality but by god, she’s going to try to make her life a little like her favorite book. It will never be your fault if she does. She has to give it a shot somehow.

Lie to her. If she understands syntax, she will understand your need to lie. Behind words are other things: motivation, value, nuance, dialogue. It will not be the end of the world.

Fail her. Because a girl who reads knows that failure always leads up to the climax. Because girls who read understand that all things must come to end, but that you can always write a sequel. That you can begin again and again and still be the hero. That life is meant to have a villain or two.

Why be frightened of everything that you are not? Girls who read understand that people, like characters, develop. Except in the Twilight series.

If you find a girl who reads, keep her close. When you find her up at 2 AM clutching a book to her chest and weeping, make her a cup of tea and hold her. You may lose her for a couple of hours but she will always come back to you. She’ll talk as if the characters in the book are real, because for a while, they always are.

You will propose on a hot air balloon. Or during a rock concert. Or very casually next time she’s sick. Over Skype. You will smile so hard you will wonder why your heart hasn’t burst and bled out all over your chest yet. You will write the story of your lives, have kids with strange names and even stranger tastes. She will introduce your children to the Cat in the Hat and Aslan, maybe in the same day. You will walk the winters of your old age together and she will recite Keats under her breath while you shake the snow off your boots.

Date a girl who reads because you deserve it. 

You deserve a girl who can give you the most colorful life imaginable. If you can only give her monotony, and stale hours and half-baked proposals, then you’re better off alone. If you want the world and the worlds beyond it, date a girl who reads.

Or better yet, date a girl who writes." 

— Rosemarie Urquico

Charles William Eliot

“Books are the quietest and most constant of friends; they are the most accessible and wisest of counselors, and the most patient of teachers.” 

― Charles William Eliot

7 alasan mengapa membaca merupakan hobi terbaik

DREAMERSRADIO.COM - “Buku adalah teman yang paling tenang dan konstan; mereka adalah konselor paling mudah dan bijaksana, serta guru yang paling bijak.” Kutipan dari Charles William Eliot ini memang benar adanya.
Dengan membaca, kamu tidak hanya menambah pengetahuan tapi juga kamu menjadi lebih self-aware. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa membaca adalah hobi terbaik:

Memberikan pengetahuan

Ini adalah alasan utama untuk membaca. Kalau kamu membaca setidaknya satu buku dalam seminggu, maka kamu bisa mendapatkan pengetahuan yang luas akan sesuatu dan juga keadaan. Pengetahuan ini akan berguna untuk kehidupan kamu sehari-hari. Selain itu, membaca juga bisa membantu meningkatkan IQ kamu.

Memperkaya kosakata

Membaca buku secara teratur bisa membantu kamu untuk menambah kosakata. Sebagian besar buku yang diterbitkan sudah melewati proses penyaringan untuk keakuratan kosakata dan juga tata bahasa. Ketika kamu membaca buku yang memiliki tata bahasa akurat, maka ini juga bisa membantu untuk memperkaya kosakata kamu.

Meningkatkan komunikasi

Membaca bisa membantu meningkatkan keterampilan berkomunikasi kamu. Dengan membaca, kamu bisa mendapatkan kepercayaan diri saat berbicara. Kalau kamu punya kemampuan berbahasa yang bagus, membaca bisa secara alami meningkatkan kepercayaan diri kamu.

Mengurangi stres

Membaca ternyata juga bisa mengurangi rasa stres. Stres adalah masalah umum yang terjadi akibat kepadatan kerja atau kesibukan sehari-hari. Ketika kamu meluangkan waktu untuk membaca, kamu akan melupakan hal-hal lain dan tenggelam di dalamnya. Membaca akan mengalihkan perhatian kamu, sehingga stres pun berkurang.

Meningkatkan memori dan mood

Membaca seperti pembangkit mood instan. Membaca bisa membantu kamu untuk melupakan segala sesuatu di sekitarmu; membaca juga membantu untuk mengangkat mood kamu. Buku-buku tentang pengembangan diri bisa memuat kamu tetap berpikir positif. Dengan membaca buku-buku dengan pesan positif, kamu tidak akan memikirkan hal-hal dan keadaan negatif. Membaca juga bisa membantu untuk meningkatkan memori kamu dan juga meningkatkan konsentrasi.

Mengusir kesepian

Kalau buku adalah sahabat kamu, maka kamu tidak memerlukan orang lain dalam hidup kamu. Membaca membantu kamu ketika kamu merasa sedih atau kesepian. Agar kamu merasa lebih relax, ambillah buku dan mulai membaca. Jika kamu terbiasa untuk membaca, maka kamu tidak akan pernah merasa kesepian.

Teman travelling paling menyenangkan

Kalau kamu tidak mau travelling sendirian, buatlah buku menjadi teman kamu. Membaca dan travelling adalah kombinasi yang sangat bagus. Kamu bisa memperoleh pengetahuan dan awareness dengan membaca.

http://id.she.yahoo.com/7-alasan-mengapa-membaca-adalah-hobi-terbaik-100000729.html

Sabtu, 02 November 2013

Dr. Seuss

“The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you'll go.”  

― Dr. Seuss, I Can Read With My Eyes Shut!

The greatest gift is a passion for READING! - Elizabeth Hardwick

Hardwick was the author of three novels: The Ghostly Lover (1945), The Simple Truth (1955), and Sleepless Nights (1979). A collection of her short fiction, The New York Stories of Elizabeth Hardwick, was published in 2010. She also published four books of criticism: A View of My Own (1962), Seduction and Betrayal (1974), Bartleby in Manhattan (1983), and Sight-Readings (1998). In 1961 she edited The Selected Letters of William James and in 2000 she published a short biography, Herman Melville, in Viking Press's Penguin Lives series.

She was born in Lexington, Kentucky, to a strict Protestant family. She graduated from the University of Kentucky in 1939. She was awarded a Guggenheim Fellowship in 1947.

In 1959, Hardwick published in Harper's, "The Decline of Book Reviewing," a generally harsh and even scathing critique of book reviews published in American periodicals of the time. The 1962 New York City newspaper strike helped inspire Hardwick, Robert Lowell, Jason Epstein, Barbara Epstein, and Robert B. Silvers to establish The New York Review of Books, a publication that became as much a habit for many readers as The New York Times Book Review, which Hardwick had eviscerated in her 1959 essay.
In the '70s and early '80s, Hardwick taught writing seminars at Barnard College and Columbia University's School of the Arts, Writing Division. She gave forthright critiques of student writing and was a mentor to students she considered promising.
From 1949 to 1972 she was married to the poet Robert Lowell; their daughter is Harriet Lowell.
In 2008, The Library of America selected Hardwick's account of Caryl Chessman's crimes for inclusion in its two-century retrospective of American True Crime writing.
She died in 2007 in Manhattan.

http://en.wikipedia.org/wiki/Elizabeth_Hardwick_(writer)

Kamis, 31 Oktober 2013

I had a Mother who read to me.

The Reading Mother
by
Strickland Gillilan

I had a mother who read to me
Sagas of pirates who scoured the sea,
Cutlasses clenched in their yellow teeth,
"Blackbirds" stowed in the hold beneath.

I had a Mother who read me lays
Of ancient and gallant and golden days;
Stories of Marmion and Ivanhoe,
Which every boy has a right to know.

I had a Mother who read me tales
Of Gelert the hound of the hills of Wales,
True to his trust till his tragic death,
Faithfulness blent with his final breath.

I had a Mother who read me the things
That wholesome life to the boy heart brings--
Stories that stir with an upward touch,
Oh, that each mother of boys were such!

You may have tangible wealth untold;
Caskets of jewels and coffers of gold.
Richer than I you can never be--

I had a Mother who read to me.

Warren Buffet membaca setidaknya 5 jam sehari!

Warren Buffet adalah investor terkemuka dunia yang dikenal menjauhi saham teknologi, ia mengatakan bahwa “Saya tidak ingin masuk di permainan di mana orang lain memiliki advantage, saya bisa saja menghabiskan seluruh waktu saya berpikir tentang teknologi dalam beberapa tahun ke depan dan tetap tidak bisa menjadi orang terpandai nomor 100, 1000 atau bahkan 10,000 dalam menganalisa bisnis ini. Setiap orang memahani bisnis yang berbeda, hal yang penting adalah ketahui apa yang kamu pahami secara mendalam dan beroperasilah di dalam circle of competence – ini adalah elemen penting dalam investasi yang sukses”

Prinsip sukses Warren Buffet lainnya adalah sebagai berikut :

1. Hadapi Ketakutan Anda
Buffett sebenarnya takut berbicara di depan umum, ia bisa saja menghindarinya tetapi ia berusaha menghadapinya. Buffett mengambil kursus di Dale Carnegie untuk dapat berbicara di depan umum yang akhirnya dapat mengubah hidupnya. Buffet mengatakakan bahwa Anda harus dapat belajar berkomunikasi dalam kehidupan, itu sangat penting. Jika Anda tidak dapat berkomunikasi dan berbicara dengan orang lain, maka potensi Anda akan sia-sia.

2. Bermain Bridge
Buffet menggambarkan bahwa permainan game ini dapat memberikan Anda latihan untuk dapat membangun karakter Anda. Bridge adalah permainan yang menarik, Anda harus benar-benar paham dengan cara Anda bermain dan harus melihat permainan dari orang lain. Anda harus dapat memberikan permainan terbaik kepada mereka.

3. Banyak Membaca
“Saya suka membaca, Saya membaca setidaknya lima atau enam jam satu hari… setelah itu Saya mengkaitkannya dengan bisnis yang Saya lakukan… tetapi Saya benar-benar menikmatinya… Saya suka mendapatkan informasi, dan Saya suka membangun Berkshire.”
Dr Konstantinos Arfanakis dan rekan dari Rush University Medical Center Illinois Institure of Technology di Chicago telah menemukan bahwa salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memiliki kehidupan yang baik di masa tua adalah dengan menjaga pikiran dengan baik.
Hasil penelitian Dr Konstantinos mengatakan bahwa orang dengan kegiatan kognitif yang tinggi akan memiliki integritas otak yang lebih baik daripada orang dengan frekuensi kognitif yang lebih rendah karena jarang dipakai, dengan usia yang bertambah akan berdampak terhadap penurunan fungsi Otak. Warren Buffett di usianya yang ke-82 terlihat dapat menjaga pikirannya dengan baik. Bisa dibilang Anda harus membaca selamanya untuk menjaga otak Anda tetap baik di masa tua.

4. Jangan melakukan yang tidak ingin Anda lakukan ("Never give up searching for the job that you're passionate about" - Warren Buffet)
Ini terlihat sederhana tetapi merupakan nasehat yang cukup berpengaruh. Tetapi bisa jadi advice yang sangat sulit untuk diikuti oleh kebanyakan orang.
Buffett mengatakan bahwa dirinya menyenangi permainan bridge, “Saya suka ngobrol dengan teman-teman Saya dan Saya hanya sedikit melakukan sesuatu yang tidak ingin Saya lakukan. Saya sangat beruntung bahwa Saya mempunyai kebebasan mengatur waktu Saya sendiri dan saya senang melakukan hal tersebut.”

5. Bermimpi Besar
“Saya selalu mengatakan bahwa bermimpi besar effortnya sama dengan memiliki mimpi kecil, jadi,  bermimpilah besar!”

6. Berkumpul Bersama Orang-Orang Yang Lebih Pintar
“It’s better to hang out with people smarter than you ” Buffett menyebutnya dengan “raise your game” jika kita hanya berkumpul dengan orang-orang yang pengalamannya sama dengan kita, level kita tidak akan naik.

http://id.berita.yahoo.com/tips-dari-warren-buffett-untuk-pekerjaan-dan-kehidupan-054557950.html

Kamis, 13 Juni 2013

Ikan punya kuping ga sih?

Ternyata ikan tuh punya kuping! Tapi memang ga keliatan dari luar seperti kuping manusia maupun kuping hewan lainnya.
Kuping ikan itu seperti kuping bagian dalam kuping manusia.

Kebanyakkan ikan, memiliki pendengaran yang bagus, bahkan bisa mendengar langkah kaki di pinggir pantai!! Wow!

Nah.. kita tau pengetahuan ini setelah membaca buku Widya Wiyata Pertama Anak-Anak dari Tiga Raksa. Evelyn sangat menikmati gambar-gambarnya. Sangat nyaman untuk matanya.

Saya sendiri pun mendapatkan keuntungan dengan mendapatkan pengetahuan-pengetahuan yang saya ga tau sebelumnya! Yah kaya ikan ini! Saya ga kebayang loh tadinya kalo ikan ternyata memang punya kuping! Haha..